Akomodasi Dibatasi, Kualitas Kamar Ditingkatkan

20
  AKOMODASI - Pemerintah wajib mengatur jumlah akomodasi di Bali sehingga kualitas layanan bisa ditingkatkan. (kup)  

Denpasar (Bisnis Bali) – Jumlah akomodasi di Bali dinilai sudah berlebihan, sehingga perlu dibatasi. Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Mancanegara Kemenpar RI, ​Prof. Dr. Ir. I Gde Pitana, M.Sc., Senin (2/1) mengatakan, pembatasan jumlah akomodasi baru harus diikuti dengan peningkatan kualitas kamar hotel.

Ia mengatakan, penambahan jumlah akomodasi akan terlihat pada kawasan yang banyak dipilih investor untuk menanamkan modalnya. Salah satu sasaran kegiatan investasi pariwisata di Indonesia adalah Bali.

Menurut Pitana, ini terlihat bagaimana grafik pertumbuhan kamar sangat tinggi di Denpasar dan Badung. Penambahan jumlah akomodasi dan jumlah kamar terlihat luar biasa. Salah satu contoh pertumbuhan akomodasi terlihat di sepanjang Jalan Sunset Road.

Dipaparkannya, penambahan akomodasi terlihat jelas terutama dalam bentuk penginapan. “Kalau diklasifikasikan hotel, penginapan ini belum dilengkapi parkir dan kolam renang,” katanya. (kup)

BAGIKAN