Tingkatkan Dana Pendidikan, Dorong SDM Andal  

39

Denpasar (Bisnis Bali) – Mengelola koperasi yang andal sangat tergantung pada sumber daya manusia (SDM). Makin tinggi tingkat SDM, maka dapat mengelola koperasi makin maju. Untuk itu, pembagian pendapatan koperasi yang dialokasikan sebagai dana pendidikan hanya 5 persen. Jumlah tersebut masih lebih kecil dari pembenahan SDM, maka perlu tambahan lagi. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Dewa Nyoman Patra, S.H., M.H., didampingi Kabid Bina Lembaga Koperasi, I Gede Indra, S.E., M.M., Rabu (28/12) di Denpasar.

Dewa Patra menegaskan, pembenahan SDM sangat urgen, sehingga perlu kesadaran seluruh gerakan koperasi, di mana di masing-masing koperasi agar meningkatkan dana pendidikan. ”Selama ini dana pendidikan sebesar 5 persen masih kurang. Untuk melaksanakan pendidikan dan pelatihan (diklat) secara rutin bagi pengurus dan pengawas saja sudah kurang. Apalagi digunakan untuk diklat anggota. Tentu perlu tambahan anggaran dana lagi,” katanya.

Sementara itu, Gede Indra menyebutkan pembagian dana pada koperasi di antaranya 25 persen sampai 30 persen sebagai dana cadangan. Kemudian dana anggota transaksi sebesar 25 persen, dana simpanan anggota 15 persen, dana pengurus/pengawas 10 persen, dana pengelola 10 persen, dana pendidikan 5 persen, dana sosial 2,5 persen dan dana pembangunan sekitar koperasi 2,5 persen.(sta)

BAGIKAN