Peringatan Hari Ibu Ke-88 dan HKSN di Badung Bupati Serahkan Penghargaan ke Desa/Kelurahan Layak Anak

22
ist PENGHARGAAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan penghargaan kepada desa/kelurahan layak anak serta hadiah kepada karang taruna dan Pekerja Sosial Masyakat Berprestasi saat Peringatan Hari Ibu ke-88 dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, Rabu (28/12) di Puspem Badung.

Mangupura (Bisnis Bali) – Peringatan Hari Ibu ke-88 dirangkaikan dengan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) di Kabupaten Badung dilaksanakan, Rabu (28/12) kemarin di Ruang Kertha Gosana, Puspem Badung. Acara tersebut dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Ketua DPRD Badung Putu Parwata, FKPD Badung, Ketua TP PKK, Wakil Ketua TP PKK, Ketua Gatriwara, Ketua DWP, pimpinan SKPD serta organisasi wanita.

Peringatan Hari Ibu dan HKSN kali ini dimeriahkan dengan kur ibu-ibu PKK Desa Sibang Kaja dengan membawakan lagu Hymne PKK, Mars Hari Ibu dan Maskot Bungan Jepun. Bupati juga menyerahkan penghargaan kepada desa/kelurahan layak anak serta hadiah kepada karang taruna dan pekerja sosial masyarakat (PSM) berprestasi.
Bupati dalam sambutannya menekankan, peringatan Hari Ibu tahun ini terasa sangat bermakna, karena Badung berhasil meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya tingkat mentor, sebagai penghargaan tertinggi di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak (PPPA) dan pemenuhan hak-hak anak. Konsekuensinya Badung siap menjadi role model secara nasional mengenai PPPA dan pemenuhan hak anak. Untuk itu Bupati mengajak segenap stakeholders pembangunan untuk menjadikan momentun Hari Ibu ini sebagai pemantik semangat untuk meningkatkan pelaksanaan kegiatan yang responsif gender dalam upaya meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dan hak anak.
Bupati juga mengharapkan, ke depan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di Badung agar lebih sempurna serta bersinergi dengan kesetiakawanan sosial. SKPD terkait harus dapat membuat program dalam upaya meningkatkan ekonomi kreatif. Dicontohkan dengan pemberdayaan kelompok masyarakat perempuan maupun Kelompok Wanita Tani. “Kami contohkan dibuat program pelatihan membuat kebaya maupun tenun. Selain dilatih, kami akan bantu modalnya termasuk alat. Ke depan kebutuhan akan kain kebaya dan tenun di Badung kami akan arahkan ke kelompok tersebut,” tambahnya.

Untuk itu Bupati Giri Prasta meminta seluruh desa/kelurahan harus berakselerasi dan berinovasi sekaligus mengikuti semua program dalam rangka pemberdayaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Untuk perlindungan kepada anak, diharapkan di setiap kantor desa/kelurahan harus ada ruang bermain untuk anak dan di setiap kecamatan ada kawasan taman bermain anak.
Sementara itu Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Badung Ida Ayu Yutri Indahgustari melaporkan, tema Peringatan Hari Ibu “Kesetaraan perempuan dan laki-laki untuk mewujudkan Indonesia yang bebas dari kekerasan, perdagangan orang dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan”. Melalui tema tersebut, dengan melihat situasi dan kondisi bangsa, Pemkab Badung bersiap menuju Indonesia yang berkualitas dengan meningkatkan peran dan partisipasi perempuan untuk ikut menentukan dalam pengambilan keputusan dalam kebijakan publik.
Tujuan peringatan ini guna meningkatkan peran perempuan Indonesia dalam setiap aspek kehidupan berkeluarga, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara menuju pembangunan nasional yang berkelanjutan dan berkeadilan. Kegiatan yang telah dilaksanakan yaitu seminar dengan materi program nasional Kementerian PPPA dan peran pola asuh anak dalam rumah tangga untuk mencegah kekerasan terhadap anak. Pameran dari kelompok usaha kecil perempuan di enam kecamatan, pembinaan desa/kelurahan layak anak. (sar/)

BAGIKAN