Petani Modern harus Berorientasi Pasar

17

BELAKANGAN banyak orang mulai melirik sektor pertanian karena ternyata cukup menjajikan bila dikelola secara profesional. Pertanian yang selama ini dianggap merugikan karena petani masih melakukan pengelolaan secara tradisional.

“Petani bila ingin memperoleh keuntungan harus merubah paradigma dari tradisional ke modern. Untuk itu kuncinya petani harus berorientasi pada kebutuhan pasar,” kata Adi Marhendra CEO PT Uma Bali Organik. Dengan mengetahui kebutuhan pasar baik secara kualitas dan kualitas, petani akan terintegrasi secara kuat dengan pasar regional dan internasional. Dengan begitu, produk yang dihasilkan petani pasti akan terserap. Kalau selama ini petani hanya fokus pada produksi, jadi saat panen belum tentu diserap pasar atau harganya sangat rendah. Ini yang mengakibatkan para petani merugi.

“Setelah tahu kebutuhan pasar, petani harus melakukan pendekatan dengan konsep yang unik dan tawarkan produk spesifik sehingga mampu menarik pasar,” tukasnya.

Produk spesifik yang saat ini diminta adalah produk organik. Untuk itu petani harus mengetahui rekayasa teknologi pertanian.  (pur)