Catatan Akhir Tahun 2016 Eksekusi Paket Properti ”Jauh Panggang dari Api”

25
  Real Estate Indonesia (REI) Bali dan Bank BPD Bali menaruh keoptimisan daya serap perumahan subsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Singaraja yang memiliki pasar cukup prospektif. (ist)

2016 merupakan tahun yang sulit bagi para pebisnis properti. Tahun ini juga dipenuhi paket kebijakan ekonomi, tetapi eksekusinya di daerah masih jauh panggang dari api. Tahun 2016 pun disebut tahun drama, sedangkan 2017 tahun membangun optimisme yang sudah tentu sangat ditentukan  kesiapan para pengembang.  Apa lagi?

PRAKTISI ekonomi dan bisnis properti, Gede Semadi Putra menyampaikan tak semua daerah menjalankan kebijakan ekonomi pemerintah pusat. Itu karena banyak aturan bidang properti pusat khususnya berbenturan dengan aturan otonomi. Program sejuta rumah bersubsidi salah satunya, harga jualnya tak bisa dihantam kromo di setiap daerah di Indonesia.

Bali contohnya dari 1.000 unit yang ditarget dibangun pihak Realestate Indonesia (REI) Bali, implementasinya hanya bisa di beberapa kabupaten. Sejumlah kabupaten yang masih tersedia lahan relatif murah yakni Tabanan, Jembrana, Buleleng, dan Karangasem. Sejumlah pengembang yang ambil bagian dalam program ini pun masih berharap keberpihakan dari pemerintah untuk mengawal tujuan dari program nasional ini karena memiliki orientasi positif untuk mengurangi backlog perumahan khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Tax amnesty program pemerintah yang mendapatkan rekor terbaik di dunia pun diharapkan bisa menambah subsidi program sejuta rumah sehingga rancangan harga rumah bersubsidi per unitnya bisa diturunkan sedikit. Jika Undang-undang (UU) Tax Amnesty yang dalam salah satu pasalnya menyatakan dana patriasi dapat diserap untuk sektor properti, tentu implementasinya harus lebih menukik untuk program pemberdayaan masyarakat. Jika itu hanya pemanis dan eksekusinya masih jauh panggang dari api, tentu tak keliru kalau tax amnesty bisa dipersepsikan kalau kemungkinan besar ini karena paling korup di dunia.(gun)

BAGIKAN