Dorong ’’Entrepreneur’’ pada Masyarakat Peradah Bali Gelar Pelatihan Kerajinan Uang Kepeng

12

Denpasar (Bisnis Bali) -. Guna mengembangkan ekonomi kreatif serta menumbuhkan entrepreneur pada masyarakat, perhimpunan Pemuda Hindu  (Peradah) Indonesia berkomitmen mendorong para pemuda untuk mandiri dan kreatif. Hal tersebut dinilai penting di tengah persaingan SDM yang ketat saat ini.

Salah satu hal yang dilakukan yaitu, mengadakan kegiatan pelatihan Kriya Kerajinan Tangan Uang Kepeng (pis bolong)  oleh DPP Peradah Indonesia Bali di Banjar Kerta Jati, Denpasar, Minggu (25/12). Kegiatan yang melibatkan para pemuda dan ibu rumah tangga tersebut berlangsung di balai banjar setempat. Acara dihadiri oleh pimpinan desa, prajuru adat dan tokoh desa.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini,  menghadirkan dua pemateri  perajin uang kepeng asal Sukawati, Gianyar, yakni Ni Ketut Pujantika Suciani dan Ni Wayan Suarmini. Kedua fasiliatator tersebut memberikan penjelasan bahwa uang kepeng yang selama ini dikenal masyarakat Bali khususnya umat Hindu tidak hanya untuk keperluan upacara keagamaan dan gantungan atau hiasan pelinggih di pura maupun merajan saja. Namun, pis bolong juga bisa dikreasikan dalam berbagai bentuk kerajinan di antaranya suvenir yang memiliki nilai jual tinggi.

“Berbagai bentuk benda termasuk pis bolong bisa dijadikan produk yang memiliki nilai jual tinggi asalkan kita kreatif memanfaatkannya dan bisa melihat peluang pasar,” tambah lulusan pascasarjana IHDN Denpasar tersebut.(wid)