Selama 2016, Penjualan Produk Kulit Turun hingga 50 Persen  

13
  beberapa jenis sepatu kulit yang dipasarkan  (wid)

Denpasar (Bisnis Bali) – ‪Lesunya pemasaran berbagai produk kulit di tahun 2016, ini dirasakan sebagaian perajin kulit di Kota Denpasar. Sepinya permintaan khususnya sepatu yang menjadi produk paling laris diantara produk kulit lainnya diharapkan tidak terjadi kembali di tahun 2017 nanti.

‪Salah seorang perajin produk kulit di Jalan Malboro,  Hj. Sudiro,  Jumat (23/12) kemarin mengatakan,  pemasaran produk kulit pada tahun ini menurun hingga 50 persen dari tahun-tahun sebelumnya,  termasuk sepatu yang biasanya tinggi permintaan. Tidak hanya yang dijual satuan, pesanan grosir pun dikatakannya sepi saat ini. Bulan Desember ini, dikatakannya, penurunan penjualan paling terasa.

‪”Biasanya menjelang Natal dan Tahun baru permintaan tinggi.  Namun hal itu tidak kami rasakan saat ini,  yang permintaan malah lebih rendah dari hari-hari biasanya,” katanya.(wid)

BAGIKAN