Kelebihan Kamar Hotel, Picu Persaingan tak Sehat

24
AKOMODASI - Perang tarif akomodasi akan memicu terjadinya penurunan kualitas dan produk pariwisata. (kup)  

Denpasar (Bisnis Bali) – Adanya kelebihan jumlah kamar hotel di Bali menyebabkan terjadi ketimpangan supply dan demand akomodasi. Dewan Pembina GIPI Bali, Bagus Sudibya, Kamis (22/12) mengatakan, akibat adanya kelebihan kamar ini berdampak terjadi perang tarif kamar hotel di Bali.

Ia mengungkapkan, para pengelola hotel dengan berbagai macam upaya mencoba mendapatkan kunjungan wisatawan. Mereka termasuk memperebutkan pasar domestik.

Ia menjelaskan, perebutan wisatawan ini berdampak pada pengelola akomodasi di Bali yang memberikan diskon maupun potongan harga luar biasa. Potongan harga ini terkadang di luar kewajaran. Jika hal ini terjadi terus menerus akan merugikan  pengusaha akomodasi tersebut.  Ini dikarenakan, biaya operasional dipandang tidak memadai dengan uang yang mereka dapatkan penawaran kamar.

Dipaparkannya, diskon tarif di luar kewajaran ini akan mengorbankan kualitas pelayanan dan kualitas produk itu sendiri. Ketika kualitas produk dan pelayanan menurun, dengan sendirinya kualitas wisatawannya juga akan menurun. (kup)

BAGIKAN