Hari Ibu, Bupati Eka Diberi Sekuntum Bunga Mawar oleh Seorang Nenek Pemberian Asuransi, Sembako, hingga Pengobatan ’’Sekala Niskala’’ Warnai Hari Ibu di Tabanan  

20
Perayaan Hari Ibu, Bupati Eka memberikan asuransi secara simbolis kepada tukung suwun di Tabanan.

Tabanan (Bisnis Bali) – Ada yang menarik dan berkesan saat perayaan Hari Ibu di Tabanan. Seorang nenek berusia 77 tahun, yakni Ni Nyoman Repig, mantan tukang suun yang kini berprofesi sebagai dagang boreh di Pasar Tabanan, datang memberikan sekuntum bunga mawar kepada Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti. Tidak hanya itu puluhan tukang suun juga ikut menari seraya mengucapkan Selamat Hari Ibu dan Hari Ulang Tahun kepada Bupati Eka.

Momen mengesankan tersebut terjadi saat acara perayaan Hari Ibu, tepatnya Bupati Eka memberikan asuransi secara simbolis kepada tukung suun Tabanan, Kamis (22/12), di Taman Kota Tabanan.

Penyerahan asuransi tersebut juga dirangkaian dengan pemberian sembako, pengobatan sekala niskala, serta donor darah. Turut hadir Kepala Perguruan Siwa Murti, Dr. Jero Mangku Made Subagia, serta seluruh SKPD Kabupaten Tabanan.

Bupati Tabanan dalam sambutannya mengatakan, acara ini memang dibuat sederhana namun bermakna. “Dalam rangka menyambut Hari Ibu, kami membuat sebuah perayaan kecil untuk kaum ibu di Tabanan, kaum yang saya banggakan,’’ katanya.

Kebetulan di hari ini pula, pihaknya mendapatkan rezeki dan berkah dari Beliau, yakni memiliki asuransi kecelakaan dan kematian. ‘’Saya berpikir siapa yang harus saya berikan, jadi momen ini sangat pas, di Hari ibu ini saya ingin membagi kasih apa yang saya miliki kepada kaum Ibu yang selama ini sudah membantu kita semua. Jangan lupa, jika tidak ada buruh pasar, tukang suun, siapa yang gendong belanjaan ibu-ibu di Pasar? Ucapkanlah terima kasih kepada tukang suun kita di Tabanan,” ujarnya.

Dirinya mengatakan, agar bantuan yang diberikan ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dapat diberikan kepada right person. “Sistem sudah kami buat, nanti ada tim verifikasi sesuai dengan database yang ada, karena jangan sampai asuransi yang kami berikan salah orang. Ada tim verifikasi yang akan melihat data itu apakah sudah benar apa tidak, sehingga bantuan ini dapat diberikan kepada orang yang tepat,” jelasnya.

Bupati Eka menjelaskan, kaum ibu memiliki peranan yang sangat penting. Tanpa ibu alam tidak akan ada, tanpa Ibu kedamaian tidak akan tercipta, keseimbangan alam tidak akan pernah terwujud, tanpa Ibu kedamaian tidak akan pernah lahir. Oleh karena itu, harus eling kepada sosok ibu. ‘’Ibu bisa di mana saja, ibu di rumah, istri di rumah, dan kaum ibu di Tabanan,” ujarnya.

Tidak lupa Bupati Eka mengingatkan kaum ibu-lah yang harus dimohonkan doa dan restunya karena surga ada di bawah kaki Ibu. Bahkan orang nomor satu di Tabanan itu juga melakukan sungkem dengan sang ibu dalam acara launching buku di Hari Ulang Tahunnya lalu. “Saat launching buku, saya pun sungkem kepada ibu Saya. Semoga jalan yang saya lakukan dimudahkan dan direstui, astungkara selalu terhindar dari bahaya,” ungkapnya.

Diungkapkannya, acara ini juga merupakan salah satu  bentuk rasa syukur dirinya dan dirinya mengajak seluruh masyarakat untuk selalu peduli kepada sesama dan senantiasa berinvestasi hati. “Nasib kita ditentukan oleh kita. Jika kita mau lebih baik dalam kehidupan ke depan, ayo kita menabung karma, investasi hati,” tegasnya.

Lebih lanjut Bupati Eka mengucapkan Selamat Hari ibu kepada kaum ibu dan seluruh masyarakat Tabanan. Kaum ibu diharapkan mampu mengisi pembangunan.  “Selamat Hari Ibu, tunjukkan kaum ibu mampu berbuat mengisi pembangunan karena kaum ibu adalah penyeimbang, penyejuk, pengayom dan sumber kedamaian menuju kesejahteraan yang adil dan merata,’’ jelasnya.

Lanjutnya, kaum ibu juga punya peran, kalau laki-laki saja berbuat, sukses akan lama tercapai. Kalau laki-laki dan perempuan bisa seiring, seiya dan sekata, maka apa yang ingin capai akan cepat jalannya. ‘’Fungsikan kaum Ibu, karena otak perempuan dan laki-laki sama,”imbuhnya.

Sementara itu ketua Panitia yang juga Kepala Pasar Tabanan, Indrabayu, mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bupati Eka serta semua pihak yang telah memberikan bantuan. “Sangat luar biasa kepedulian ibu terhadap anak yatim dan tukang suun, mereka adalah masyarakat ekonomi terbawah. Mereka tetap berjuang dengan gigih. Oleh karena terima kasih banyak kami ucapkan,” ujarnya.(man/)

BAGIKAN