Dress Kerah Shanghai Diprediksi Jadi Tren 2017  

54

FASHION selalu mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun. 2016 dress berbahan tille, sangat booming. Melihat kegemaran masyarakat akan dress tille ini, diyakini 2017 model dress ini akan tetap digemari, namun dengan sedikit perubahan.
“Hal yang membedakan tren fashion di 2017 dengan tahun lalu yaitu, adanya aksen di bagian leher, jadi seperti ada yang menggantung di leher. Seperti tren kerah Shanghai,” kata desainer Yenli Wijaya.

Model dress ini disinyalir akan mampu menarik minat masyarakat yang selalu mengikuti tren fashion. Kalau di 2016, dress lebih banyak menggunakan aksen di bagian belakang, dimana terlihat “naked” di bagian belakang hingga ke pinggang, padahal sebenarnya mereka memakai tille.
“Tren busana di Indonesia lebih mengikuti tren dari New York dan Eropa. Bila tren fashion berhembus dari New York, maka tren fashion akan lebih menguntungkan aksen geometris, meski tetap memadukan bahan brokat dan etnik lokal,” imbuhnya.

Di mana saat geometris menjadi pilihan, meskipun seperti kebaya misalnya menggunakan motif bunga namun aksen garis tetap mendominasi. (pur)

BAGIKAN