ALFI Keluhkan Panjangnya Rantai Transportasi Ekspor dari Bali

36

Denpasar (Bisnis Bali) – Selain tertekan dengan daya saing yang kian ketat belakangan ini, Asosiasi Logistic dan Forwarder Indonesia (ALFI) Propinsi Bali menginginkan panjangnya rantai transportasi, agar bisa lebih disederhanakan, sehingga bisa menekan biaya. ‘’Persoalan rantai transportasi yang panjang ini berakibat pada biaya tinggi,’’ ujar Ketua Wilayah ALFI Provinsi Bali, Bagus John Sujayana, di sela-sela acara Musyawarah Wilayah DPW ALFI (ILFA) Provinsi Bali, Kamis (22/12), di Renon.

Lanjutnya, pengusaha logistik lebih terbantu apabila pemerintah memperhatikan pelabuhan. Pasalnya, biaya transportasi laut dari Bali saat ini diperkirakan lebih mahal dibandingkan rerata nasional.

Penyebabnya, ada tiga kendala utama yang menghadang perkembangan industri logistik dan angkutan di Pulau Dewata. Pertama, menyangkut efisiensi transportasi pada logistik atau angkutan barang dari dan menuju Bali. Kedua, dari sisi harga, angkutan laut sulit meningkatkan daya saingnya terhadap angkutan karena karena masih banyaknya masalah di pelabuhan dan subsidi bahan bakar minyak bagi angkutan di darat. Ketiga, masalah minimnya frekuensi keberangkatan kapal peti kemas dari Pelabuhan Benoa.‎(aya)

BAGIKAN