Sosialisasi Perda Tentang Bangunan Gedung Bentuk Bangunan sebagai Pembentukan Watak, Budaya, Jati Diri dan Wajah Kota Denpasar

11
Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara menghadiri sosialisasi Perda yang mengatur Bangunan Gedung di Kota Denpasar di Gedung Santi Graha Denpasar. (sta)

Denpasar (Bisnis Bali) –
Bangunan gedung sebagai tempat manusia melakukan kegiatan, mempunyai peranan yang sangat strategis dalam pembentukan watak, budaya, jati diri manusia dan wajah kota.

Adanya Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur Bangunan Gedung di Kota Denpasar sesuai amanat Undang-Undang No. 28 tahun 2002, tentang Bangunan Gedung dan Peraturan Pemerintah No. 36 tahun 2005, Dinas Tata Ruang dan Perumahan (DTRP) Kota Denpasar mengadakan sosialisasi Perda tersebut agar masyarakat luas dapat memahami aturan tentang penyelenggaraan bangunan gedung di Kota Denpasar.

Pelaksanaan sosialisasi yang dibuka secara langsung oleh Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara, belum lama ini, di Gedung Santi Graha Denpasar. Kegiatan yang dihadiri Ketua Komisi I DPRD Kota Denpasar, Ketut Suteja Kumara, Ketua Komisi III DPRD Kota Denpasar, Eko Supriadi, Asisten II Setda Kota Denpasar, Nyoman Ngurah Jimmy Sidartha, Kepala Dinas Tata Ruang dan Perumahan Kota Denpasar, Made Kusuma Diputra serta para undangan lainnya.

“Penyelenggaraan bangunan gedung perlu diatur dan dibina untuk mewujudkan bangunan gedung yang andal, berjati diri budaya lokal yang kreatif, serasi, dan selaras dengan lingkungannya. Oleh karena itu, pengaturan bangunan gedung harus mengacu peraturan perundang-undangan untuk menjamin kepastian dan ketertiban hukum dalam penyelenggaraan bangunan gedung,’’ tegas Sekda Rai Iswara saat menyampaikan sambutan Wali Kota Denpasar, IB. Rai Dharmawijaya Mantra sekaligus membuka sosialisasi.
Setiap bangunan gedung, lebih lanjut Rai Iswara mengatakan, harus memenuhi persyaratan administratif dan teknis bangunan gedung yang termuat dalam Perda Kota Denpasar No. 5 Tahun 2015 .(sta)