Musim Hujan, Petani Bunga Rugi  

12
salah seorang petani sedang memanen bunga (wid)

Mangupura (Bisnis Bali) – Tidak hanya pedagang sayur dan bumbu dapur yang mengalami kerugian akibat musim hujan,  pedagang hingga petani bunga pun ikut merugi akibat hasil panen yang cepat rusak. Bahkan, penanaman kembali cenderung susah dilakukan akibat rusaknya pembibitan.

Hal ini dikeluhkan oleh petani bunga di daerah Sibang.  Salah seorang petani bunga,  I Putu Eka mengatakan, saat ini dengan kualitas bunga yang mudah rusak dan permintaan pasar sedikit, harga bunga cenderung murah, bahkan merosot. “Bunga yang biasanya dijualnya dengan harga Rp 30.000 per ingka saat ini bisa Rp 5.000 per ingka,” katanya.

Ia mengatakan, tidak ada pilihan lain karena bunga yang ditanam harus dipanen juga meski harga murah. “Yang penting ada yang beli saja sudah syukur,  karena kondisi alam seperti ini,” katanya.(wid)