Didatangkan dari Negeri Tirai Bambu, Pedagang Aksesori Mutiara tak Tambah Stok  

9
  Pebisnis aksesori mutiara tak menambah stok dagangannya terkait Nataru ini (aya)

Denpasar (Bisnis Bali) – Biasanya menjelang hari raya, para pebisnis berlomba-lomba menambah stok dagangannya agar tidak kewalahan dalam melayani pembeli. Namun hal ini tidak terjadi pada pebisnis aksesori mutiara. Sebab, permintaan konsumen terhadap produk ini tidak terlalu tinggi, apalagi menjelang hari raya Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hal itu diungkapkan salah seorang pengelola Mutiara Shop, Rasty, di kawasan Denpasar, Selasa (20/12).

‘’Menjelang Nataru ini, permintaan aksesori kami tak terlalu tinggi. Dengan kata lain permintaan sama seperti hari-hari biasanya, yakni laku rata-rata 7-8 pcs per hari, sehingga kami tak menambah stok,’’ ujarnya.

Pihaknya menyediakan berbagai jenis aksesori mutiara, seperti anting mutiara, yakni mutiara yang dipadukan dengan perak Bali harganya mulai Rp 35.000 per pasang.

‘’Produk ini, selain diminati masyarakat lokal, ada pula wisatawan asing yang memang mencintai kerajinan perajin perak lokal yang dipadukan dengan mutiara, sehingga tampil indah dan menarik,’’ ungkapnya.(aya)