*Tingkatkan Swasembada Pangan Petani di Buleleng Kembangkan Sistem Mina Padi Jarwo

25

Singaraja (Bisnis Bali) – Petani padi di beberapa kawasan di Kabupaten Buleleng kembali mengembangkan sistem tanam padi dengan sistem jajar legowo (jarwo). Sistem tanam padi jarwo ini adalah penggabungan antara penanaman padi dengan budi daya ikan air tawar yang sudah mulai diterapkan oleh sejumlah petani sejak dua tahun terakhir.

Melalui program tanam padi jarwo petani makin diuntungkan dari segi hasil, yakni tidak hanya padi yang berkualitas, namun juga dapat memelihara ikan air tawar yang hingga kini sudah mampu membantu memenuhi kebutuhan hidup para petani.

Menurut Kepala Dinas Pertanian & Peternakan (Distanak) Kabupaten Buleleng, Nyoman Swatantra, ketika diwawancarai Bisnis Bali, mengatakan, sudah ada beberapa wilayah di Buleleng yang menerapkan sistem tanam padi jarwo, seperti Subak Manuksesa, Desa Bebetin, Kecamatan Sawan, dengan luas lahan 40 hektar dengan jumlah petani 72 KK, Subak Tebu Merta, Desa Ringdikit, Kecamatan Seririt, di mana lahan yang ada di wilayah ini masih memungkinkan untuk dikembangkan mina padi karena sumber air yang masih bagus dan tidak tercemar oleh penggunaan pestisida.

“Kami upayakan mencari lahan yang tidak terlalu tercemar dengan pestisida. Dari hasil panen kemarin hampir sebagian besar petani mengharapkan mina padi ini bisa dikembangkan lagi tahun depan, ” jelasnya. (ira) 

BAGIKAN