“Megoak-goakan” Jadi Daya Tarik Wisata  

82
GOAK - Tradisi megoak-goakan di Desa Panji yang menjadi daya tarik wisata. (ira)  

Singaraja (Bisnis Bali) – Desa Panji yang berada di Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, memiliki sejumlah potensi di masyarakatnya baik di bidang pertanian dan perkebunan. Tidak ketinggalan budaya adat dan tradisi yang ada di Desa Panji memiliki potensi besar dikembangkan sebagai wisata budaya. Salah satu budaya yang saat ini masih dilestarikan yakni megoak-goakan.

Budaya ini merupakan salah satu bukti kekayaan budaya dan tradisi yang ada  Bali Utara, di mana hingga kini masih dipertahankan kelestariannya. Megoak-goakan merupakan tarian tradisional rakyat, khususnya khas Desa Panji yang biasanya dipentaskan sehari setalah hari raya Nyepi atau Ngembak Geni. Nama megoak-goakan sendiri diambil dari nama Burung Gagak (goak yang gagah) yang terilhami ketika melihat burung ini tengah mengincar mangsanya. Kegiatan megoak-goakan sendiri merupakan pementasan ulang dari sejarah kepahlawanan Ki Barak Panji Sakti yang dikenal sebagai pahlawan Buleleng Bali ketika menaklukan Kerajaan Blambangan di Jawa Timur.

Menurut Kelian Sekeha Teruna Banjar Adat Kelod Kauh, Desa Pakraman Panji, Gede Ganseha, secara turun temurun tradisi megoak-goakan konsisten terus dilaksanakan dan dijaga kelestariannya sampai kini oleh masyarakat Buleleng. Permainan ini benar-benar mempunyai nilai heroik, karena berkat taktik inilah raja Panji Sakti dapat mengobarkan semangat juang yang spontan dari pada rakyatnya. (ira)

BAGIKAN