Kualitas Perhiasan Bali Tergantung Inovasi Pemotif   ‪

46
  ‪INOVASI -Inovasi produk menentukan daya saing perhiasan Bali   (gun)

Gianyar (Bisnis Bali) – Kualitas perhiasan emas maupun perak Bali, tergantung inovasi pemotif dalam menyikapi perkembangan selera dan minat beli pasar. Demikian diungkapkan pengelola Wirata Jewellry, Kadek Ariana, Minggu (18/12).

‪Dikatakan, inovasi pemotif memang tak boleh berhenti walaupun dari sekian banyak desain dan motif yang diciptakan,  tak semuanya bisa terserap pasar karena kurang diminati. Itu bukan masalah, karena dengan begitu hal tersebut bisa menjadi ajang evaluasi pasar untuk meningkatkan daya saing.

Selama ini, desain dan motif tradisional Bali menjadi andalan dalam menggaet pasar. Hingga kini desain dan motif yang khas tersebut, difanatiki pasar lokal maupun luar Bali. Yang menjadi tantangan ke depan adalah, bagaimana menggaet peluang ekspor dengan karakteristik pasar yang cepat berubah – ubah.

‪Menurutnya, jika pemotif inovasi tak ada alasan kehabisan materi kreativitas, karena seni budaya Bali mengandung berbagai unsur yang mendalam. Kemampuan menggali unsur unik dan bahkan sakral yang ada, tentu akan menghasilkan produk yang pilih tanding. Demikian dengan kolaborasi unsur modern, diharapkan makin memperkaya varian perhiasan emas dan perak Bali. (gun)

BAGIKAN