Sederhana, Untungnya Besar Budi Daya ”Pisang-pisangan” Prospektif

26

TIDAK banyak petani di Bali yang membudidayakan bunga hias heliconia atau pisang-pisangan. Sebagian besar petani lebih memilih budi daya tanaman pangan, padahal kebutuhan bunga hias di Bali, sebagai daerah pariwisata, cukup tinggi.
“Sejak tahun 2007, saya membudidayakan bunga hias heliconia atau pisang-pisangan. Bunga hias yang saya hasilkan, saya pasarkan ke toko-toko bunga di seputaran wilayah Kuta,”  kata I Wayan Sujana, petani dari Desa Payangan, Kecamatan Marga, Tabanan. Budi daya heliconia tidak sulit, dan tidak perlu perawatan ekstra seperti menanam padi atau produk pertanian lainnya.
Selain itu budi daya heliconia dapat dilakukan secara tumpang-sari di sela-sela pohon pepaya, kelapa dan pohon perkebunan lainnya. Dari awal penanaman heliconia setelah 5 bulan sudah muncul bunga pertama. Dari lahan 1are dapat ditanami 30 pohon. (pur)