Musim Hujan, Pedagang Bahan Pangan Merugi

7
MERUGI - Pedagang sayur merugi, musim hujan yang berlanjut membuat produk rusak. (wid)

Denpasar (Bisnis Bali) – Melonjaknya harga bahan pangan di pasaran akibat pengaruh musim hujan yang terus terjadi akhir-akhir ini membuat pedagang bumbu dapur hingga sayur-mayur merugi. Selain permintaan yang berkurang akibat mahalnya harga bahan pangan, musim hujan juga berpengaruh pada kualitas produk yang mudah busuk sehingga menambah kerugian.

Salah seorang pedagang sayur, di Pasar Badung Cokroaminoto, Ni Wayan Murni, Jumat (16/12) kemarin mengatakan, akibat musim hujan ini,  dia mengaku rugi hingga jutaan rupiah dikarenakan sayur yang dijualnya busuk. “Seperti brokoli ini yang baru saya beli,  keesokan harinya sudah rusak dan tidak bisa dijual lagi. Dengan begitu, barang dagangan saya senilai Rp1 juta  harus dibuang begitu saja,” ungkapnya.

Selain itu dia mengatakan, melonjaknya harga sayuran yang terjadi beberapa hari terakhir ini membuat permintaannya berkurang. Dia mengatakan saat ini, harga sayur brokoli Rp45.000 per kilogram yang normalnya hanya Rp20.000 per kilogram. Harga sayur hijau yang biasanya hanya Rp10.000 hingga Rp15.000 per kilogram naik menjadi Rp20.000 per kilogram dan sayur kol yang biasanya Rp2.000 hingga Rp4.000 per kilogram saat ini naik menjadi Rp9.000 per kilogram.(wid)