LPD Sakit di Tabanan Bertekad Kembali Bangkit  

27
BANGKIT - Dinas Koperasi dan UKM Tabanan menggandeng Bank BPD Bali mengumpulkan sejumlah LPD sakit untuk diminta komitmennya kembali bangkit. (man)

Tabanan (Bisnis Bali) – Kini sejumlah lembaga perkreditan desa (LPD) di Kabupaten Tabanan yang tidak aktif atau sakit bertekad untuk kembali bangkit. Sekarang ini daerah lumbung pangan ini masih mengantongi 56 LPD sakit dari total 307 yang menyebar di sejumlah desa adat.
“Kami bertekad untuk kembali membangkitkan LPD Desa Pacung yang tengah dalam kondisi tidak aktif. LPD Pacung berdiri dari 2003 dan sejak 2011 lalu segala bentuk aktivitas keuangan tidak lagi aktif hingga saat ini,” tutur Bendesa Adat Pacung, I Gede Ngurah Tumarajaya di sela-sela pertemuan yang digagas Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan dan menggandeng Bank BPD Bali Cabang Tabanan, di Ruang Pertemuan Bank BPD Bali Cabang Tabanan, Kamis (15/12) kemarin.
Hadir dalam pertemuan tersebut Kepala Bank BPD Bali Cabang Tabanan, IB Ary Wijaya Guntur, S.E., M.M, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Tabanan,  AA Gede Dalem Tresna Ngurah, S.Sos., Ketua LPLPD Kabupaten Tabanan, Dewa Astina sebagai pembicara dan diikuti oleh peserta dari kalangan sejumlah bendesa adat di Kabupaten Tabanan yang LPD-nya masuk dalam kategori tidak aktif.  (man)

BAGIKAN