Dorong Penurunan NPL, BPR Berharap Perbaikan Ekonomi

19
Perbaikan pertumbuhan ekonomi nasional memberikan keyakinan BPR di Bali mampu menekan angka NPL BPR seiring peningkatan kemampuan debitur membayar angsuran kredit. (kup)

Perlambatan ekonomi berdampak salah satunya kepada kejenuhan sektor properti 2016. Ini berdampak fluktuatif terhadap kredit bermasalah (NPL) di BPR.  Sejauhmana harapan BPR terhadap perbaikan ekonomi untuk mendorong penurunan NPL.

PENINGKATAN NPL BPR di Bali dari kisaran rentang 2-3 persen menjadi di atas 5 persen dipengaruhi kondisi ekonomi secara nasional. Perlambatan ekonomi memang berdampak pada peningkatan kredit bermasalah (NPL) menyentuh angka 5,75 persen.
Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Ketut Komplit mengatakan, 2017 memberikan harapan peningkatan pertumbuhan ekonomi akan berimbas pada peningkataan pendapatan masyarakat. Pertumbuhan ekonomi yang membaik industri bank perkreditan rakyat (BPR) diyakinkan akan mampu menekan angka kredit bermasalah (NPL).
Ia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Indonesia 2016 masih berkisar 5,02 persen. Pertumbuhan ekonomi Indonesia 2017 akan dipredisi pada kisaran 5 persen sampai 5,2 persen.
Peningkatan ekonomi menyentuh 5,2 persen akan meningkatkan pendapatan masyarakat. Ini praktis akan meningkatkan kemampuan debitur untuk membayar angsuran kredit.
Permasalahan 2016 yakni adanya kelesuan dalam sektor properti.  Tahun 2017 diharapkan ada perubahan yang lebih positif. Industri perbankan tentunya mengharapkan pertumbuhan ekonomi ini bisa berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat. (kup)

BAGIKAN