Lanjutkan Pembangunan Pura Agung Sasana Bina Yoga Bupati Eka Serahkan Bantuan Pribadi

26
Bupati Eka Serahkan Bantuan Pribadi (Man)

Mojokerto (Bisnis Bali)  – Bupati Tabanan, Ni Putu Eka Wiryastuti, memiliki keterikatan spiritual dengan Pura Agung Sasana Bina Yoga, di Desa Sumber Tanggul, Kecamatan Mojosasi, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Usai berinisiatif melakukan pembangunan Candi Luhur Majapahit, Bupati Eka pada Selasa (13/12) lalu, kembali datang ke pura tersebut untuk menghadiri upacara piodalan yang bertepatan dengan Purnama Kanem.

Pada saat yang sama hadir juga mantan Gubernur Bali, Dewa Made Beratha, yang merintis pembangunan Pura Agung Sasana Bina Yoga semasa masih menjabat. Selain itu, ada juga pimpinan Kelompok Media Bali Post (KMB), Satria Naradha.

Selain menghadiri piodalan dan melakukan persembahyangan, kehadiran Bupati Eka di pura tersebut juga dalam rangkaian upacara pemelaspasan dua bangunan suci di pura tersebut, yakni Pelinggih Papelik dan Pelinggih Panglurah yang dipuput oleh Pandita Romo Putra Nirmala dari Griya Agung Singasari, Malang, Jawa Timur.

Tidak hanya itu, Bupati Eka secara pribadi juga memberikan sumbangan untuk melanjutkan proses pembangunan Bale Pawedaan di Utama Mandala dan pemasangan paving di areal Madya Mandala yang sejauh ini belum rampung. Sumbangan tersebut kemudian digabung bersama hasil donasi para puniawan di Bali.

Di kesempatan itu, Bupati Eka menjelaskan, bahwa secara spiritual dirinya merasa memiliki keterikatan dengan Pura Agung Sasana Bina Yoga. Dia juga mengingatkan, sebagai umat Hindu di Bali untuk tidak lupa dengan sejarah.

“Dan yang terpenting adalah selalu eling dengan perkembangan umat di seluruh Nusantara,” ujarnya.

Bupati Eka juga sempat menyampaikan rasa bangga dan apresiasinya kepada mantan Gubernur Bali, Dewa Made Beratha, yang turut hadir dalam upacara tersebut.

“Sekali pun tidak menjabat lagi, beliau masih concern dengan perkembangan Hindu dan keberadaan Pura-Pura, baik yang ada di Bali maupun luar Bali. Ini bisa menjadi inspirasi bagi siapa saja. Termasuk para pemimpin di Bali,” imbuhnya.

Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Tabanan, I Wayan Tontra, yang turut dalam kegiatan upacara tersebut menuturkan, Pura Agung Sasana Bina Yoga menjadi titik awal berdirinya kerajaan Majapahit. ‘’Di pura inilah, dulunya Raden Wijaya yang merupakan pendiri sekaligus raja pertama Kerajaan Majapahit menerima wangsit untuk menentukan di daerah mana wilayah kerajaannya layak untuk didirikan,’’ jelasnya.

Dalam perkembangannya, sekitar tahun dua ribuan, mantan Gubernur Bali, Dewa Made Beratha merintis proses pembangunan pura tersebut. Selanjutnya, Bupati Eka berinisiatif untuk membangun Candi Luhur Majapahit pada madya mandala pura yang proses pembangunannya rampung pertengahan 2016 lalu. (man/)

BAGIKAN