Diharapkan Bernilai Ekonomi Limbah Sampah Plastik Diolah Jadi BBM

18

Singaraja (Bisnis Bali) – Limbah plastik yang sering terabaikan, apalagi memasuki musim hujan, seringkali menjadi momok yang mengerikan. Melihat kondisi tersebut, kini mulai digalakkan pengolahan limbah dengan memanfaatkan sampah limbah plastik menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi tinggi, serta mampu memberikan manfaat kembali kepada warga masyarakat itu sendiri.

Seperti yang digagas oleh warga asing asal Belanda yang bermukim di Desa Uma Anyar, Kecamatan Seririt, Buleleng, bekerja sama dengan pihak Desa Uma Anyar dan masyarakat, pihaknya menggagas pengolahan limbah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) yang menggunakan mesin pengolahan canggih seharga Rp 220 juta yang dimiliki oleh warga asing tersebut, serta diharapkan nantinya setelah melalui berbagai tahapan proses nantinya bisa dimanfaatkan masyarakat secara efektif, khususnya dalam peningkatan ekonomi yang memanfaatkan limbah plastik.

Menurut Perbekel Desa Uma Anyar, Putu Edy Mulyana, S.E., ketika diwawancarai Bisnis Bali, Selasa (13/12) mengatakan, pengolahan limbah plastik menjadi BBM ini bekerja sama dengan salah satu warga asing yang bermukim di Desa Uma Anyar. ‘’Mesin pengolahan milik warga asing ini cukup canggih karena memiliki sistem filter di mana membuang uap-uap berbahaya sebelum menjadi BBM, ‘’ katanya. (ira)