Kaya Nutrisi, Beras Hitam Potensial Dikembangkan

15

BERAS hitam masih sangat awam di masyarakat. Banyak orang mengira beras hitam adalah komoditas baru, padahal beras hitam menurut Prof. Lazuardy Aulia Kusuma, anggota Badan Ketahanan Pangan Nasional, beras hitam sudah ada sejak zaman dahulu.
“Nenek moyang kita sudah menanam beras hitam, bahkan saat zaman penjajahan beras ini dilarang. Karena merupakan kualitas terbaik sehingga hanya boleh untuk penguasa, rakyat tidak boleh,” kata pria yang akrab disapa  Prof. Deden ini. Sebagai konsultan Uma Bali organik, Prof. Deden menyatakan, pengembangan beras hitam di Bali sangat potensial. Sebagai daerah pariwisata, beras hitam dapat menjadi komoditas unggulan yang ditawarkan kepada wisatawan. Saat ini masyarakat sudah mulai sadar akan pentingnya menjaga kesehatan, dengan mengkonsumsi makanan yang berkualitas. Karena dibandingkan beras putih dan merah, kandungan gizi beras hitam jauh lebih baik.
“Beras hitam seperti namanya, memiliki warna yang hitam atau bisa juga ungu gelap. Hal inilah yang mengindikasikan dalam beras hitam terdapat kandungan antioksidan yang sangat tinggi,” tukasnya. (pur)

BAGIKAN