Tunjukan Komitmen Tinggi dalam Pencegahan Korupsi  Denpasar Raih Penghargaan LHKPN Terbaik dari KPK RI 

21
Wakil Wali Kota Denpasar, I.G.N. Jaya Negara, saat menerima penghargaan terbaik daerah se Indonesia dalam usaha Pencegahan Korupsi melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diberikan oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Laode Muhammad Syarif, Jumat (9/12), di Mahligai Ballroom Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Riau. (sta/)

Pekanbaru (Bisnis Bali) – Di pengunjung akhir 2016 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar terus menunjukan eksistensinya. Membuktikan mampu kembali memperoleh penghargaan Tingkat Nasional. Sebelumnya Denpasar telah berhasil meraih Predikat Kepatuhan Terhadap Standar Pelayanan Publik. Diberikan oleh Ombudsman RI dan Penghargaan Indeks Pariwisata Tertinggi (IPI) dari Meteri Pariwisata.

Kini bertepatan dengan peringatan Hari Anti Korupsi Internasional (HAKI) 2016, Denpasar meraih prestasi dan penghargaan terbaik daerah se-Indonesia dalam usaha Pencegahan Korupsi melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN). Diberikan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Penghargaan ini diberikan karena KPK menilai Pemkot Denpasar telah menunjukan komitmen tinggi dalam pencegahan korupsi melalui penyelenggaraan LHKPN.

Penghargaan ini diserahkan oleh Wakil Ketua KPK RI, Laode Muhammad Syarif yang diterima langsung oleh Wakil Wali Kota Denpasar, I.G.N. Jaya Negara, S.E., didampingi Kasubag Keuangan BKPP Kota Denpasar, Made Yustina dan Kasubag Umum dan Kepegawaian BKPP Kota Denpasar Ni Nyoman Wahyuni. Disaksikan  Ketua KPK RI Agus Rahardjo, Jumat (9/12), di Mahligai Ballroom Hotel Aryaduta, Pekanbaru, Riau.

Ketua KPK RI Agus Rahardjo dalam sambutannya mengatakan, hari ini merupakan Hari Korupsi Internasional (HAKI), di mana HAKI ini di Indonesia pertama kali disahkan pada 2006. Kegiatan HAKI ini bertujuan menumbuhkan inisiatif dari masyarakat untuk berpartisipasi dalam tiap upaya pemberantasan korupsi.
“Tidak hanya keterlibatan sesama instansi pemerintah, melainkan juga swasta dan masyarakat sipil dengan memanfaatkan sumber daya yang kita miliki secara berkelanjutan,” katanya.
Peringatan HAKI melalui Kegiatan Rembuk Intergritas Nasional Antikorupsi 2016 dilaksanakan sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik dalam mendorong gerakan antikorupsi. Selain itu, peringatan ini juga menjadi momentum strategis untuk menggalang kesadaran masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya pemberantasan korupsi. KPK juga memberikan apresiasi atas segala capaian atau prestasi seluruh pemangku kepentingan dalam upaya pembangunan budaya integritas di Indonesia, serta mengucapkan selamat kepada instansi, lembaga, pemerintahan daerah. Maupun masyarakat yang telah mendapatkan penghargaan dari KPK.

Sementara Wakil Wali Kota Denpasar,  IGN. Jaya Negara dalam kesempatan ini mengucapkan terima kasih kepada KPK RI karena telah membimbing dan mengarahkan Pemerintah Kota Denpasar dalam penyusunan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara di Denpasar. “Penghargaan ini juga merupakan buah dari komitmen Wali Kota IB Rai Mantra yang didukung seluruh staf dalam melakukan berbagai terobosan di Kota Denpasar dan menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan dan akuntable,” kata Jaya Negara.
Terlebih, penghargaan ini merupakan pertama yang diberikan KPK kepada instansi, lembaga, pemerintah daerah maupun masyarakat dan ini merupakan sebuah kebanggan tersendiri bagi Denpasar, karena dari seluruh pemerintahan daerah di Indonesia, Denpasar bersama DKI Jakarta  meraih Penghargaan LHKPN Terbaik untuk Daerah se-Indonesia  dari KPK RI.

“Ini akan menjadi sebuah tantangan kedepannya bagi Denpasar untuk bisa terus mempertahankan peredikat ini, karena mempertahankan itu jauh lebih susah. Dengan pencapaian ini Denpasar bisa terus berkesinambungan dalam memberikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara,” ungkapnya. (sta/)

BAGIKAN