Pertemukan DP dan Utusan Perusahaan UMK Badung 2017 Disosialisasikan  

89
Suasana sosialisasi UMK Badung 2017 di gedung Kerta Gosana, Jumat kemarin.

Mangupura (Bisnis Bali) – Walau masih dalam proses judicial review di Mahkamah Konstitusi (MK), besaran upah minimum kabupaten (UMK) Badung 2017 tetap disosialisasikan dengan mempertemukan Dewan Pengupahan dan utusan perusahaan. Sosialisasi digelar di ruang Kerta Gosana Pusat Pemerintahan Badung, Jumat (9/12) kemarin.

Hadir pada acara ini, Ketua Dewan Pengupahan yang juga Kadisosnaker Badung IB Oka Dirga, anggota Dewan Pengupahan Wayan Suyasa, S.H. dari unsur Federasi Serikat Pekerja (FSP) Bali Kabupaten Badung, Putu Satyawira (dari unsur serikat pekerja), Wayan Sandra (unsur Apindo), anggota daru unsur BPS, serta akademisi. Sosialisasi diikuti sekitar 150 peserta utusan perusahaan di Badung.

Ketua Dewan Pengupahan yang juga Kadisnaker Badung IB Oka Dirga saat membuka acara tersebut mengemukakan, UMK Badung tahun 2017 ditetapkan Rp 2.299.311. “Acuannya adalah PP 78 tahun 2015 tentang pengupahan,” ujarnya.

PP ini, tegasnya, telah mengatur peningkatan besaran UMK berdasarkan nilai inflasi serta pertumbuhan perekonomian secara nasional. Berdasarkan ketentuan tersebut, tegas mantan Kabag Umum Setkab Badung tersebut, UMK Badung mengalami kenaikan 8,25 persen atau setara dengan Rp 175.236.(sar)