Masuki Titik Jenuh, Perlu Paket “Wisata Bali & Beyond”  

24
Wisatawan yang berlibur ke Bali selanjutnya bisa ditawarkan berkunjung ke kawasan lain di Indonesia melalui paket Bali & Beyond. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Dalam pencapaian target 20 Juta wisatawan ke Indonesia Tahun 2019, Pariwisata Bali tidak bisa hanya mengandalkan destinasi di Bali saja. Ketua Privet Bali, Tanto Ruwiyadi Kamis (8/12) mengatakan untuk mengantisipasi kejenuhan wisatawan berlibur ke Bali pelaku pariwisata Bali perlu menawarkan paket wisata Bali & Beyond.

Diungkapkannya, sektor pariwisata Bali masih memerlukan dukungan daerah pariwisata lain di Indonesia. Anggota Asita di Bali perlu merubah pola pikir terkait penawaran paket wisata yang selama ini hanya terfokus di destinasi Bali.

 Ia menjelaskan langkah yang salah jika biro perjalanan wisata (BPW) di Bali hanya mengandalkan destinasi Bali saja. Tanpa ada dukung destinasi lain di Indonesia, dalam jangka waktu  5 – 6 tahun ke depan wisatawan ke Bali akan memasuki titik jenuh. ” Wisatawan akan jenuh kalau hanya datang ke Bali saja,” ucapnya.

Dipaparkannya, Bali memerlukan destinasi baru. Jika pariwisata Bali dikembangkan destinasi baru paket wisata di Bali akan menjadi semakin menarik. (kup)

BAGIKAN