Abaikan Survai, UMK 2017 Ditetapkan lewat PP 78/2015

9
Ketua Federasi Serikat Pekerja (FSP) Bali Kabupaten Badung Wayan Suyasa, S.H.,

Mangupura (Bisnis Bali) – Upah minimum kabupaten (UMK) Badung 2017 tetah ditetapkan. Nilainya hanya Rp 2.299.311 atau naik 8 persen lebih dibandingkan UMK tahun 2016.

Hal ini dikemukakan Ketua Federasi Serikat Pekerja (FSP) Bali Kabupaten Badung Wayan Suyasa, S.H., kepada sejumlah media, Kamis (8/12) kemarin. “UMK ini ditetapkan berdasarkan PP No.78 tahun 2015 tentang pengupahan,” ujar Suyasa yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Badung tersebut.

Berdasarkan PP ini, tegas politisi Partai Golkar asal Penarungan tersebut, Dewan Pengupahan berhak menetapkan UMK tahun berikutnya berdasarkan nilai inflasi dan pertumbuhan ekonomi. “Hanya ini dijadikan dasar dan survai kebutuhan layak diabaikan atau tidak lagi menjadi dasar dalam menetapkan besaran UMK,” tegas Sekretaris DPD II Partai Golkar Badung tersebut. (sar)

BAGIKAN