Meningkat, Pembiayaan bagi Sektor ”Real Estate”  

20

Denpasar (Bisnis Bali) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali menilai, perkembangan pembiayaan perbankan kepada pelaku usaha properti (kredit di sektor real estate) pada Oktober 2016 mengalami peningkatan. Begitu pula, penyaluran perbankan melalui skim kredit perumahan rakyat (KPR) kepada konsumen properti juga telah menunjukkan peningkatan.

Kepala Tim Advisory Ekonomi dan Keuangan KPw BI Bali, Teguh Setiadi pada saat seminar Berebut Properti Bali 2017 di Kantor BI Bali, Renon, Selasa (6/12) kemarin mengatakan, perkembangan pembiayaan kredit di sektor real estate hingga Oktober 2016 mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan dari 4,66 persen (yoy) pada triwulan II 2016 menjadi 9,38 persen (yoy) pada triwulan III 2016.

“Kabar baiknya, kembali tumbuh lebih tinggi 9,90 persen (yoy) pada Oktober 2016,” katanya.

Menurutnya, meningkatnya pertumbuhan kredit di real estate, antara lain merupakan antisipasi pengembang seiring dengan adanya kebijakan pelonggaran LTV ke-2 yang telah berlaku sejak September 2016. “Meningkatnya pertumbuhan di kredit real estate, juga salah satu indikasi akan meningkatnya kinerja sektor properti ke depan,” ujarnya. (dik)

BAGIKAN