Musim Hujan, Harga Sayur-mayur Naik  

36
SAYUR - Suasana penjualan sayur di Pasar Badung Cokroaminoto. (wid)

Denpasar (Bisnis Bali) – Musim hujan yang beberapa bulan terakhir terus terjadi di hampir seluruh kawasan Bali. Kondisi ini  memberikan pengaruh pada harga bahan pokok di pasaran yang terus meningkat. Seperti halnya sayur-mayur dan bumbu dapur yang beberapa hari terakhir terus mengalami peningkatan.

Salah seorang pedagang sayur di Pasar Badung Cokroaminoto, Kadek Widari,  Senin (5/12) kemarin mengatakan, harga sayuran terus meningkat dibarengi dengan terjadinya musim hujan yang terus-menerus. Dia mengatakan, harga sayuran terutama sayur hijau yang sangat dikeluhkan terus mengalami peningkatan.

“Sayur hijau biasanya hanya Rp8.000 hingga Rp 10.000 per kilogram. Saat ini mencapai Rp17.000 per kilogram,” ungkapnya saat sedang melayani konsumen.

Selain sayur hijau, beberapa jenis sayuran lainnya juga mengalami peningkatan, seperti halnya kol yang biasanya Rp4.000 per kilogram saat ini naik menjadi Rp8.000 per kilogram. Demikian juga wortel yang biasanya Rp7.000 per kilogram saat ini menjadi Rp8.000 per kilogram.

Menurutnya, pengaruh musim hujan ini  membuat sayuran gampang busuk sehingga harga mahal pun tak terelakkan. Dengan demikian, dia mengaku, banyak pelanggannya yang mengeluhkan keadaan ini.(wid)

BAGIKAN