2017, Pasar Kaligrafi Motif Bali Diprediksi Tumbuh 10 Persen  

12

Denpasar (Bisnis Bali) – Belakangan ini cukup banyak masyarakat Bali menambahkan hiasan dinding atau pernak-pernik agar interior rumah terlihat cantik dan tampil sebagai life style (gaya hidup) dengan varian kaligrafi, sehingga varian ini diprediksi pasarnya akan makin menggeliat kedepannya.

Menurut Suteja, salah seorang pebisnis kaligrafi motif Bali, dikawasan Denpasar, Senin (5/12), selain memajang lukisan atau foto keluarga, ada pula masyarakat yang gemar menghadirkan karya seni kaligrafi di sudut rumah mereka.

“Semakin banyak masyarakat Bali yang melirik produk kerajinan ini lantaran bentuknya makin variatif serta inovatif, dan kami prediksi pasarnya akan meningkat hingga 10 persen di tahun mendatang,” ujarnya.

Terbukti, produknya rata-rata laku puluhan pcs per hari saat ini, dari berbagai motif dan varian, seperti Ongkara, Dewi Saraswati, Brahma, Wisnu, Siwa, Ganesa, hingga Sri Rama, dengan harga mulai Rp 75.000 per pcs.

Terus meningkatnya minat msasyarakat Bali akan kerajinan kaligrafi, dipandang sebagai peluang bisnis prospektif. “Kami menawarkan kreasi-kreasi baru kaligrafi ke berbagai media, misalnya lukisan cat, ukiran kayu, hingga kerajinan dari kuningan,” ungkapnya. Lantaran unik dan inovatif, kaligrafi kini disejajarkan dengan beragam benda seni. Alhasil, pelaku usaha bisa meraih keuntungan besar dari produk ini.(aya)