Terkait Longsor di Angantiga –raster Dishub Badung Lakukan Pengalihan Arus Lalin

8

Mangupura (Bisnis Bali) –Berkaitan dengan musibah longsor di jalan utama Denpasar-Petang tepatnya di Banjar Angantiga, sejak awal Bupati Badung telah memberikan atensi secara khusus. Bupati mengambil kebijakan untuk memanfaatkan dana bencana guna menangani secepat mungkin. Namun dengan adanya longsor susulan yang mengakibatkan putusnya jalur utama ini, selain dilakukan penanganan secepatnya baik oleh Pemerintah Provinsi Bali dan Kabupaten Badung, pihak Dishubkominfo Badung juga melakukan pengalihan arus lalin sehingga distribusi orang dan barang tetap berjalan dengan baik.

Hal tersebut disampaikan Kadishubkominfo Badung I Wayan Weda Dharmaja didampingi Kabag Humas dan Protokol Badung AA Gede Raka Yuda di Puspem Badung, Jumat (2/12) kemarin.
Menurutnya, sejak terjadinya longsor susulan, Kamis (1/12) lalu, Dishub Badung sudah bekerja untuk merancang perubahan arus lalu lintas termasuk menyiapkan lampu penerangan jalan di ruas jalan alternatif yang dilalui masyarakat. Adapun jalan alternatif yang dapat dipakai masyarakat pengguna jalan, yaitu dari arah selatan (Denpasar-Pelaga), mulai dari simpang empat Pasar Petang, arus lalu lintas dialihkan satu arah ke timur melalui Gunung Kaja menuju Angantiga. Sementara dari arah utara (Pelaga-Denpasar) dialihkan satu arah melalui jalur Puncak Tedung-Lipah-sampai simpang tiga Desa Kerta dengan jarak tempuh 7 km.
Hingga saat ini Dishub Kabupaten Badung dan Tim LPJ akan memasang lampu pada jalur alternatif yang dimaksud sehingga pengguna jalan dapat melihat batas dan luas jalan dengan jelas sehingga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan tetap terjaga. (sar/)