Transaksi Valuta Asing di Bali Naik 0,26 Persen  

7

Denpasar (Bisnis Bali) – Bank Indonesia mencatat transaksi jual dan beli valuta asing di Provinsi Bali mencapai Rp22,9 triliun selama periode Januari-September 2016 atau melonjak 0,26 persen dibandingkan periode sama tahun 2015.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Causa Iman Karana, di Denpasar, Kamis (1/12) kemarin menjelaskan, total transaksi valas hingga triwulan III tahun 2016, untuk beli Rp11,3 triliun dan jual Rp11,5 triliun.
Menurut dia, seperti dikutip dari AntaraNews, jumlah transaksi jual beli mata uang asing di Pulau Dewata itu menjadikan Bali sebagai salah satu provinsi di Indonesia yang aktivitas penukaran mata uang sangat tinggi mengingat sebagai daerah tujuan wisata dunia.
Bank Indonesia mencatat jumlah money changer atau agen penukaran valuta asing (KUPVA) bukan bank berizin di Bali per Agustus 2016 mencapai 662 unit, terdiri atas 139 kantor pusat dan 523 kantor cabang.(kmb)