BPR Optimalkan Penyaluran Kredit

15
  Berdasarkan data September 2016, BPR di Bali mampu menjalankan fungsi intermediasi secara optimal.(kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Bank perkreditan rakyat (BPR) di Bali per September 2016 mampu menyalurkan dana pihak ketiga (DPK) secara optimal dalam bentuk kredit. Sekretaris DPD Perbarindo Bali, Ketut Komplit, Rabu (30/11) mengatakan, ini menunjukkan BPR di Bali mampu menjalankan fungsi intermediasi secara optimal.

Ia mengungkapkan, data per September 2016 menunjukkan penggaetan DPK setara dengan penyaluran kredit. DPK yang mampu dihimpun BPR di Bali per September 2016 sebanyak Rp 7,9 triliun. Sementara kredit yang mampu disalurkan Bali per September 2016 sebanyak Rp 8,7 triliun.

Komisaris BPR Nusamba ini menjelaskan, data tersebut menunjukkan seluruh dana yang dihimpun BPR sudah disalurkan dalam bentuk kredit. Semua dana yang diserap dalam bentuk DPK mampu disalurkan kembali dalam bentuk kredit. Ini dinilai sebagai penyaluran kredit yang sangat produktif.

Dipaparkannya, DPK yang mampu dihimpun BPR Rp 7,9 triliun merupakan tabungan dan deposito. Walaupun semua DPK mampu disalurkan dalam bentuk kredit, BPR di Bali tentunya tetap memperhatikann likuiditas sehingga keuangan BPR berjalan secara baik.  (kup)

BAGIKAN