Suku Bunga Murah, Saham Perbankan tetap Prospektif  

17

Denpasar (Bisnis Bali) – Wacana suku bunga murah yang berpeluang akan menurunkan investasi di sektor tabungan maupun deposito di sejumlah perbankan, menurut pengamat ekonomi Prof. IB Raka Suardana, S.E., M.M. akan berbanding terbalik dengan kondisi perdagangan saham perbankan. Saham perbankan malah akan diburu karena menjadi alternatif investasi yang tetap prospektif atau menjanjikan. Saham perbankan akan makin dicari investor karena peluang keuntungannya lebih besar dari pada menaruh dana di bank.
“Penurunan suku bunga perbankan akan bagus bagi prospek ekonomi masyarakat dengan bergairahnya sektor usaha. Kaitannya dengan saham perbankan, tentu ada ekspektasi dari pemegang saham perbankan. Namun, arahnya lebih pada peluang menggeliatnya saham perbankan,” tutur pengamat ekonomi dari Undiknas University ini, Senin (28/11) kemarin. (man) 

BAGIKAN