Sasar UKM, LKNB pun Gencar Salurkan Kredit

11
gun AKSES MODAL - Penguatan permodalan makin vital bagi UKM dan pengusaha dalam persaingam ekspor.  Lembaga keuangan nonbank diharapkan bisa membantu UKM dan pengusaha di daerah dalam mengembangkan diri. Tampak produk UKM Bali yang berorientasi ekspor. 

Saat ini lembaga keuangan nonbank (LKNB) yang berada di bawah Kementerian Keuangan tak kalah gencar ambil bagian membidik pasar usaha kecil menengah (UKM) maupun pengusaha yang ada di daerah. Keunggulan apa yang ditawarkan?

KALAU selama ini masyarakat mengenal Kredit Usaha Rakyat (KUR) lembaga keuangan nonbank ini pun punya konsep serupa. Bunga kredit usaha yang disalurkan yakni sembilan persen  dengan plafon kredit mulai Rp500 juta – Rp 50 miliar. Jangka waktu bervariasi yakni untuk kredit investasi lima tahun dan modal kerja tiga tahun.

Lembaga nonbank juga berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Karena itu syarat dan  ketentuan umum kredit tetap berlaku baik menyangkut BI checking, dan lainnya. Yang menarik bagi debitur di sini adalah mereka bisa mengajukan permohonan walaupun masih terkait kredit di bank lain. Hal tersebut menurut pihak lembaga keuangan nonbank (dalam hal ini bernama Indonesia Eximbank) tetap dilakukan proses verifikasi kredit yang ketat dengan mendata kemampuan bayar calon debitur. Jika sudah dinilai mampu, kredit akan dikabulkan.

Menyikapi situasi ekonomi yang sekarang ini masih lesu, yang ditandai banyak perbankan  tak terlalu bernafsu mengucurkan kredit, bagi  Indonesia Eximbank justru merupakan tantangan untuk memberi stimulus guna  memberdayakan dan menggairahkan UKM maupun pengusaha dalam mengembangkan usaha. Logikanya tanpa permodalan yang kuat diyakini UKM akan sulit berkembang. Demikian pengusaha yang sudah mumpuni mereka tentu ingin meningkatkan kapasitas usaha terutama yang membidik pasar ekspor. Karena itu Indonesia Eximbank juga punya istilah KURBE yakni kredit usaha rakyat berorientasi ekspor. Kredit ini diprioritaskan bagi pengusaha ekspor guna mampu memenangkan persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) maupun lainnya.

Ketua Kadin Kota Denpasar,Wayan Nugra Artana menyampaikan, UKM  yang bergerak di berbagai sektor ekonomi memang perlu disokong permodalan yang lebih kuat untuk makin berkembang. Karena itu adanya lembaga keuangan nonbank yang memberi kemudahan dalam kredit sudah tentu akan bermanfaat dalam meningkatkan geliat usaha di daerah. (gun)

BAGIKAN