Kabupaten Gianyar Miliki PAUD Berbasis Hindu

10
Pemkab. Gianyar melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gianyar mengadakan sosialisasi Pengembangan PAUD Berbasis Hindu di PLUT UMKM Bedulu, Gianyar Sabtu ( 26/11). (kup/)

Gianyar (Bisnis Bali)- Harapan para orangtua yang selama ini berangan-angan agar ada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berbasis Hindu bakal segera terwujud. Pasalnya Pememerintah Kabupaten Gianyar 2016 telah membentuk  PAUD Hindu secara bertahap.

Dengan menghadirkan Prof. Windia sebagai nara sumber, Pemkab Gianyar melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gianyar mengadakan sosialisasi Pengembangan PAUD Berbasis Hindu di PLUT UMKM Bedulu, Gianyar Sabtu ( 26/11) lalu.

Menurut Prof Windia, PAUD Hindu adalah pendidikan anak usia dini di mana metode pendidikan berbasis agama Hindu pada perangkat pendidikan dan atmosfer pendidikannya. Selama ini menurut Prof. Windia, anak-anak di PAUD hanya diperkenalkan salam menurut ajaran agama Hindu dan Trisandya.

Namun dalam PAUD berbasis Hindu, akan diberikan pendidikan agama Hindu lebih banyak namun tetap dalam metode pembelajaran anak usia dini yaitu dengan cara bermain.
PAUD Hindu ini juga didukung oleh kelembagaan yang menaunginya yaitu berbadan hukum atau yayasan, didukung sarana dan prasarana terutama tenaga pendidik yang terlatih. Yang tak kalah pentingnya lagi adalah adanya dukungan dan partisipasi dari masyarakat tertutama dari kalangan orang tua murid.

“ PAUD berbasis Agama Hindu ini perlu dikembangkan, mengingat makin derasnya era teknologi saat ini mengancam degradasi moral anak bangsa, jadi mereka harus diberi bekal pendidikan agama sedini mungkin,” ucap Prof Windia.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, PAUD Berbasis Agama Hindu ini merupakan program dari pusat. Saat ini telah dibentuk 3 PAUD Hindu yang dibagi menjadi menjadi tiga zone  yang meliputi zone utara ( Kecamatan Payangan, Tegallalang, Payangan dan Tampaksiring). Zone tengah ( Kecamatan Gianyar dan Blahbatuh) dan zone Selatan ( Kecamatan Sukawati dan Ubud).
Menurut Ny. Adnyani Mahayastra, dalam PAUD Hindu nanti metode pembelajaran sama seperti biasanya. Ini tetap mengedepannkan belajar sambil bermain namun dalam permainan tersebut akan diselipkan permainan tradisional Bali yang mengandung konsep-konsep agama dan budaya Hindu.

Diharapkan ke depan Pemkab Gianyar mampu mewujudkan 14 PAUD Hindu untuk 7 kecamatan di Kabupaten Gianyar.
Hadir sebagai peserta dalam sosialisasi tersebut adalah bendesa dan prebekel di Kecamatan Blahbatuh dan Gianyar, Kepala UPT Disdikpora Kecamatan  Gianyar dan Blahbatuh, Bunda PAUD serta pengurus PAUD Desa Blahbatuh dan Gianyar. (kup/)