Sikapi Wacana Suku Bunga Murah Perbankan di Tabanan Genjot Pendapatan ”Fee Based Income” 

12

Tabanan (Bisnis Bali) – Menyikapi wacana suku bunga murah oleh pemerintah dengan menyasar kalangan lembaga keuangan, sejumlah perbankan mulai menggenjot pendapatan non bunga atau fee based income untuk jadi tumpuan bank dalam mengeruk laba. Fee based income merupakan komisi yang diterima bank dari pemasaran produk maupun transaksi jasa perbankan yang dibebankan kepada nasabah.
Kepala Kantor Cabang BRI Kabupaten Tabanan, Farida Budi Wijayanti, baru-baru ini mengungkapkan, sebenarnya ada banyak sumber pendapatan yang bisa dikelola oleh kalangan perbankan untuk mendongkrak pendapatan. Namun, diakuinya, dari semua potensi sumber pendapatan tersebut memang yang paling utama adalah bersumber dari bunga.
“Terkait wacana suku bunga murah, kami jauh sebelumnya sudah mempersiapkan karena sudah memprediksi dengan membuat rancangan lima tahunan. Salah satunya, BRI akan mengupayakan mengubah porsi pendapatan, bukan hanya mengutamakan pendapatan dari bunga, namun juga yang bersumber dari pendapatan lain,” tuturnya.
Jelas Farida, pendapatan lain atau nonbunga di antaranya yang tengah diupayakan adalah dengan menggenjot pertumbuhan agen BRILink di sejumlah daerah. Katanya, dari program laku pandai tersebut tidak hanya mengkondisikan pihak agen akan mendapatkan fee, namun perbankan pun akan mendapatkan fee dari banyaknya transaksi yang terjadi. Selain itu, fee based income lain yang juga menjadi tumpuan untuk meningkatkan pundi-pundi pendapatan adalah bersumber dari produk asuransi dari “anak BRI” (BRI Life).(man)