”Travel Warning” tak Pengaruhi Pariwisata Bali

21
Dengan keamanan Bali yang kondusif, wisatawan akan merasa nyaman berlibur di Bali tapi mesti terlalu dipengaruhi isu sara.(kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Aksi unjuk rasa terkait kasus penistaan agama yang dilakukan di Jakarta baru-baru ini, ternyata berdampak terhadap munculnya travel warning beberapa negara untuk berhati-hati berkunjung ke Indonesia. Sekretaris Persatuan Angkutan Wisata Bali (Pawiba), Bagus Arya Wijaya, Kamis (24/11) mengatakan, dampak travel warning negara luar bagi pariwisata Indonesia ini tidak akan berpengaruh terhadap pariwisata Bali.

Ia mengungkapkan, travel warning yang diberikan negara luar bagi pariwisata Indonesia dinilai tidak signifikan pengaruhnya terhadap pariwisata Bali. Bahkan, travel warning imbas unjuk rasa penistaan agama ini tidak akan berpengaruh terhadap pariwisata Bali. Ini dikarenakan, di luar negeri Bali sudah dikenal dengan pulau yang sangat toleransi dengan umat beragama.

Pimpinan Seruni Transport ini  menjelaskan, seperti saat kejadian bom Bali dibuktikan tidak ada sentimen berbau SARA. Ini justru masyarakat dari berbagai agama bahu membahu untuk menolong korban. Bahkan, masyarakat Bali tidak ada yang memojokkan salah satu agama atas kejadian tersebut.(kup)