Petani di Tabanan Olah Boni Jadi Minuman Berem

24

Tabanan (Bisnis Bali) – Upaya untuk meningkatkan nilai jual produksi di kalangan petani di Kabupaten Tabanan terus diupayakan sekarang ini. Salah satunya dengan mengolah produk perkebunan buah boni yang menjadi salah satu komoditi hasil produksi petani di Kecamatan Pupuan menjadi olahan minuman berem boni yang menyegarkan.

Salah seorang petani melakoni usaha pengolahan berem boni yang bernama I Ketut Kayun, dari Desa Kebon Padangan, Kecamatan Pupuan, Tabanan, Jumat (25/11) mengungkapkan, peluang bisnis dari usaha olahan minuman buah boni memang cukup potensial. Di satu sisi, bahan baku buah boni yang ada di daerah Pupuan juga cukup mendukung hal tersebut.

“Saat ini saya produksi berem boni hanya dalam jumlah yang terbatas karena terbentur permodalan. Meski begitu, respons pasar nampaknya cukup bagus,” tuturnya.

Kayun menjelaskan, rata-rata produksi berem boni ini mencapai 20 liter per hari dengan memanfaatkan sebanyak 5 kg buah boni, dari jumlah tersebut dikemas dalam botol dengan takaran per liter dikemas menjadi empat botol. Akuinya, dari segi jumlah produksi memang masih minim, namun selama ini pemasaran beberapa sudah tembus ke sejumlah daerah di Bali. Bahkan, sudah ada suplayer dari Yogyakarta yang berminat dan secara rutin melakukan pemesanan dalam jumlah terbatas. (man)

BAGIKAN