Belajar Kepariwisataan ke Badung Giri Prasta Terima Kunjungan Bupati Sendang Bedagai 

15
ist KUNJUNGAN - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Kamis (24/11) kemarin menerima kunjungan Bupati Sendang Badagai, Provinsi Sumatera Utara Ir. Soekirman bersama Wakil Bupati Dharma Wijaya di Puspem Badung.

Mangupura (Bisnis Bali) – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Kamis (24/11) kemarin menerima kunjungan Bupati Sendang Badagai, Provinsi Sumatera Utara Ir. Soekirman bersama Wakil Bupati Dharma Wijaya di Puspem Badung. Kunjungan Bupati Sendang Badagai bersama para ketua organisasi wanita, para camat serta kepala SKPD ini untuk belajar mengenai kepariwisataan di Kabupaten Badung dan pelayanan publik.
Bupati Sendang Badagai Soekirman menyampaikan, dipilihnya Badung sebagai tempat kunjungan kali ini, karena dari informasi yang diperoleh bahwa periwisata di Badung dan Bali begitu berkembang. Hal ini tentunya sangat berpengaruh kepada peningkatan pendapatan asli daerah. “Untuk itu kami ke sini ingin masukan-masukan bagaimana kiat-kiat Badung dalam meningkatkan sektor pariwisata. Dengan begitu, ke depan kami dapat seperti Badung, dan masyarakat kami menjadi masyarakat yang sadar wisata,” jelasnya.
Dalam penerimaannya Bupati Prasta menyambut baik atas kunjungan Bupati Sendang Badagai bersama Wabup beserta rombongan yang telah memilih Kabupaten Badung sebagai objek kunjungan. Satu kehormatan bagi Badung karena dijadikan contoh sekaligus objek studi banding bagi daerah-daerah lain di Indonesia. Pada kesempatan itu, Bupati juga memaparkan secara umum kondisi wilayah Kabupaten Badung. Menurutnya, tujuan kunjungan untuk mengetahui tentang kepariwisataan Badung dinilai sangat tepat, karena Badung juga berkomitmen untuk mamajukan sektor pariwisata sebagai sektor andalan.
Kata Bupati, dalam RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung 2016-2021 terdapat lima program yang menjadi skala prioritas, salah satunya pariwisata. Kelima skala prioritas tersebut meliputi sandang, pangan dan papan, kesehatan dan pendidikan, jaminan sosial dan tenaga kerja, seni, adat, agama dan budaya serta pariwisata.
Diakui, sektor pariwisata telah menjadi sektor andalan selain pertanian dan UMKM. Sebagian besar PAD Badung bersumber dari pariwisata melalui pajak hotel dan restoran. Berbicara tentang pariwisata di Badung, pertama ada pariwisata warisan seperti pura dan subak, kedua desa wisata yang mencakup agrowisata, ekowisata, culture wisata serta healthy wisata  dan yang ketiga wisata alam. Untuk meningkatkan pariwisata, Badung telah mengagendakan setiap tahunnya digelar event Festival Budaya Pertanian di Badung Utara, Festival Seni Budaya di Badung Tengah dan Festival Bahari di Badung Selatan. Selain itu ke depan Bupati akan menggerakkan Badung ini menjadi pariwisata MICE (meeting, incentive, convention, and exhibition). “Inilah yang menjadi konsep pariwisata Badung ke depan,” katanya. (sar/)

BAGIKAN