Badung Kaji Penerapan Upah Minimum Sektoral Nilainya Minimal 5 Persen di Atas UMK  

26
Kadissosnaker Badung IB Oka Dirga

Mangupura (Bisnis Bali) – Pemkab Badung tengah mengkaji penerapan upah minimum sektoral (UMS). Ini dilakukan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan kalangan pekerja di Kabupaten Badung.

Saat dihubungi Kamis (24/11) kemarin, Kadissosnaker Badung IB Oka Dirga memastikan pihaknya tengah mengkaji penerapan UMS di Badung. Angka UMS, ujar mantan Kabag Umum Pemkab Badung tersebut, minimal 5 persen di atas UMK.

Terkait UMS, Oka Dirga menegaskan, Dewan Pengupahan hanya memiliki kewenangan untuk menetapkan sektor unggulan yang berpeluang menerapkan UMS. Selanjutnya, Dewan Pengupahan akan melakukan pendekatan ke asosiasi seperti PHRI dan sektor lain yang berpeluang. “Jika ada kesepakatan, barulah UMS ini bisa dilaksanakan,” katanya.  (sar)

BAGIKAN