Di Lahan Satu Are Budi Daya Singkong Hasilkan hingga Rp 60 Juta per 6 Bulan  

35

SINGKONG yang selama ini kerap diproduksi sebagai bahan makanan pengganti beras, ternyata memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Singkong dapat menjadi salah satu menu pilihan, karena singkong kaya akan kandungan vitamin, mineral dan serat. Tetapi singkong hanya dikonsumsi setelah dimasak untuk menghindari paparan racun.
“Budi daya singkong sangat menjanjikan bila dilakukan dengan serius,” kata dosen pertanian Universitas Warmadewa, Dr. Ir. Ni Made Ayu Gemuh Rasa Astiti, M.P. Singkong merupakan tanaman jenis umbi-umbian yang tumbuh dengan steak batang dan sangat mudah membudidayakan. Untuk budidaya jarak tanam yang baik yaitu 50 cm sampai 100 cm, sehingga dalam 1 are dapat ditanam 2.000 pohon. Dengan perawatan yang sangat sederhana yaitu pemupukan pada awal tanam, dan penyiraman secara rutin. Dalam waktu 4-6 bulan, singkong sudah dapat dipanen. Tiap pohon bisa menghasilkan 3-6 kg singkong yang harga jualnya mencapai Rp 5 ribu per kilogram. Dengan demikian petani bisa memperoleh penghasilan Rp 30 juta-60 juta.
Selain itu daun singkong juga dapat dijual sebagai sayur dengan harga Rp 2 ribu per ikat. Dari 1 are tersebut minimal diperoleh 1.000 ikat sayur, yang berarti penghasilan tambahan sebesar Rp 2 juta. “Kalau petani atau wanita taninya kreatif, singkong dapat diolah menjadi berbagai macam makanan seperti keripik singkong dan getuk. Nilai jualnya tentu akan lebih tinggi,” tukasnya. (pur)

BAGIKAN