’’Fashion Show’’ Endek di BCIC Selly Mantra: Harus Bangga Pakai Endek

40
Suasana: Fashion Show Busana Endek yang dilaksanakan Dekranasda Kota Denpasar bekerjasama dengan Asbest Denpasar mengambil tema “Endek Casual”

Denpasar (Bisnis Bali) – Memeriahkan Pameran UKM / IKM dan Industri Kreatif di Bali Creative Industry Centre (BCIC) Denpasar, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar bekerja sama dengan Asosiasi Bordir, Endek dan Songket (Asbest) Denpasar menggelar fashion show busana endek. Kegiatan ini mengambil tema “Endek Casual” pada Sabtu (19/11) lalu. Acara dihadiri oleh Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra.

I.A Selly  mengatakan, pelaksanaan lomba ini sangat penting bagi pelestarian penggunaan busana endek. “Tema casual yang diangkat oleh panitia tentu saja menunjukkan endek bukanlah busana yang old fashion. Namun dapat diaplikasikan ke dalam busana sehari-hari yang trendi dan khas anak muda. Mudah-mudahan ini akan membuat busana endek makin dikenal dan dicintai masyarakat. Terutama generasi muda di Kota Denpasar,” ujar Selly sembari menyebutkan sebagai generasi muda harus bangga memakai pakaian endek.

Ketua Panitia, Nira Minardi menjelaskan, tujuan pelaksanaan fashion show “Endek Casual” ini adalah memacu masyarakat generasi muda agar lebih mencintai busana endek.

”Kami memperkenalkan endek yang merupakan produk unggulan lokal Kota Denpasar, agar lebih banyak yang memakai endek untuk busana sehari- hari. Untuk itu, kami memakai tema “Endek Casual”. Anak-anak usia sekolah yang ikut fashion show ini juga kami harapkan mengenal dan mencintai endek sejak usia dini,” jelasnya.
Ditambahkan, kriteria lomba 70 persen merupakan endek bermotif dan 30 persennya lagi endek polos. Namun tetap boleh dimodifikasi sesuai kebutuhan peserta. Sedangkan pendaftaran peserta sebelumnya sudah dibuka sejak 4 November hingga 16 November lalu, dan technical metting sudah dilaksanakan pada 17 November. Dalam technical metting tersebut memberitahukan kepada peserta tentang tema “Endek Casual” yang salah satu poinnya tidak dianjurkan menggunakan High Heels, agar nantinya tidak terjadi kesimpangsiuran tentang peraturan lomba di antara para peserta.
Peserta lomba fashion show ini, lanjut Nira Minardi, akan dinilai oleh dewan juri yang terdiri dari para desainer, praktisi fashion dan juga Duta Endek Kota Denpasar. Juara-juara lomba berhak atas hadiah piala dari Dekranasda.   “Harapan kami melalui lomba ini masyarakat generasi muda Kota Denpasar makin mencintai busana endek.  Sekaligus mengenalkan kain endek Kota Denpasar di tingkat regional, nasional bahkan kalau bisa ke tingkat internasional,” tambahnya.
Salah satu peserta lomba, Diva dari SD Pelita Bangsa mengaku sangat senang dapat mengikuti lomba ini. ”Saya mempersiapkan mulai dari busana hingga belajar bagaiamana bergaya dan penguasaan panggung untuk dapat tampil maksimal saat lomba,” ujarnya. (sta/)

BAGIKAN