”Soil Level” Uang di Bali Ditarget di Kisaran 9-10  

68
  dik Foto salah satu suasana penukaran uang lusuh di KPw BI Bali

Denpasar (Bisnis Bali) – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Bali menargetkan soil level (standar kelusuhan uang) di Pulau Dewata berada di kisaran 9-10. Selain terkait dengan kebijakan clean money policy (kebijakan uang bersih), upaya tersebut juga mendukung Bali sebagai etalase dunia.

“Sebagai daerah kunjungan wisatawan dari berbagai negara, uang yang beredar di Bali sudah seharusnya dalam kondisi yang baik dan layak edar,” kata Kepala KPw BI Bali, Causa Iman Karana di Renon, Jumat (11/11) kemarin.

Menurut Pak Cik, kebijakan clean money policy ini mengupayakan uang yang beredar dalam kondisi layak edar. Uang layak edar bukan berarti baru, namun uang dalam keadaan bersih, tidak lusuh, tidak robek maupun tidak ada tulisan-tulisannya. BI berkomitmen untuk menyediakan uang layak edar bagi masyarakat. Selain itu, uang yang layak edar akan memberikan kenyamanan bertransaksi bagi masyarakat.

Untuk soil level, kata dia, merupakan tingkatan yang menunjukkan 1-16. Makin tinggi soil level, makin baik uang yang beredar.

“Ada pun untuk uang dengan tingkat kelusuhan 1, itu merupakan uang-uang yang sudah sangat lusuh dan tidak layak edar dan harus dimusnahkan. Beda halnya  soil level 16, merupakan uang-uang baru,” ujarnya.(dik)