Bupati Badung Hadiri Mamungkah di Pura Dalem Segara Samuh Bualu  

28
ist PRASASTI - Bupati Badung  I Nyoman Giri Prasta menandatangani prasasti di Pura Dalem Segara Samuh Bualu Kuta Selatan, Kamis (10/11) lalu.

Mangupura (Bisnis Bali) – Pada rahina Buda Wraspati Pon Madangkungan, krama bendega Desa Adat Bualu Kecamatan Kuta Selatan  melaksanakan serangkaian upakara pemelaspas, ngingsah, mecaru, melaspas pelinggih dan yasa bubuh serta mupuk pedagingan  serangkaian Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Tawur Balik Sumpah Utama lan Padudusan Alit  di Pura Dalem Segara Samuh Bualu, Kecamatan Kuta Selatan, Badung. Rangkaian upakara tersebut di-puput oleh Ida peranda Griya Bluangan Sanur.  Upacara dihadiri Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, Wakil Ketua DPRD Badung Nyoman Karyana, anggota DPRD Badung  I Made Reta, Wayan Luwir, Tama Tenaya, Wayan Rawan Atmaja, Camat Kuta Selatan I Wayan Wirya, Lurah Benoa Wayan Solo,  tokoh  adat Desa Adat Bualu Kelurahan Benoa  serta masyarakat nelayan pengempon pura setempat, Kamis (10/11) lalu.

Ketua panitia karya I Made Sayun  melaporkan, pemugaran dan renovasi seluruh pelinggih pura menghabiskan biaya Rp 887.432.000, upakara lebih kurang Rp400 juta  yang  bersumber dari pinjaman dari LPD Desa Adat Bualu Rp 500 juta, penggalian dana, serta urunan krama dan dari para donatur. Selanjutnya dilaksanakan karya Mamungkah, Ngenteg Linggih Padudusan Alit, Mupuk Pedagingan lan Mecaru Wraspati Kalpa.

Tujuan dari semua upacara yang dilaksanakan ini tiada lain untuk mewujudkan rasa bhakti ke hadapan Hyang Parama Wisesa Betara Betari yang maligia di Pura Dalem Segara Samuh Bualu yang di-empon krama yang mencari kehidupan sebagai bendega dan nelayan yaitu  yang berjumblah 65 KK. Puncak karya  jatuh pada 14 November 2016.
Bupati Badung, I Nyoman Giri Pasta dalam kesempatan tersebut menyampaikan, Pemerintah Kabupaten Badung merasa bangga dengan krama nelayan dan pengempon Pura Dalem Segara Samuh Desa Adat Bualu  yang dapat melaksanakan yadnya seperti ini. Yadnya yang dilaksanakan dengan hati yang tulus ikhlas tentu akan mendapat karunia yang baik pula.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Badung melakukan penandatanganan prasasti dan penulisan cakepan lontar serta menghaturkan punia Rp25 juta yang diterima langsung oleh Ketua Panitia karya I Made Sayun. *sar/*