Pembukaan Kantor Pusat Bank Mantap Transformasi dari Bank Lokal ke Bank Nasional  

53

Denpasar (Bisnis Bali) – Bank Mandiri Taspen Pos (Mantap), Kamis (10/11) kemarin resmi membuka Kantor Pusat terbarunya di Jalan Melati No.51 Denpasar atau sebelah selatan dari Kantor Bank Mantap saat ini (bekas Bank Sinar-red). Pembukaan Kantor Pusat Bank Mantap dilakukan Direktur Utama Bank Mantap Nixon Napitupulu didampingi Direktur Utama PT Tabungan dan Asuransi Pensiun (Taspen) Persero, Iqbal Latanro .

Nixon mengatakan, pembukaan kantor baru ini sebagai bagian dari kantor pusat sebelumnya (Kantor Pusat Melati I). Dalam arti kantor pusat baru ini ini ke depannya untuk kegiatan onoperasional atau lebih banyak ke administrasi noncash. Kantor baru sebagai bentuk pertumbuhan bisnis.

“Kantor pusat Melati I tetap kegiatan cash dan segala operasional masih di sana,” katanya.

Ia mengungkapkan, dengan adanya kantor baru diharapkan ada semangat baru, apalagi semua desain benar-benar baru sehingga akan tercipta perbaikan dari sisi pelayanan. “Ini juga membuktikan transformasi Bank Mantap dari bank lokal menjadi bank nasional,” ujarnya

Itu terlihat pula dari sumber adaya manusia yang berasal dari lulusan universitas ternama di Indonesia, seperti UGM, Unair dan lainnya.

“80 persen SDM merupakan orang pilihan, produktif dan berdedikasi tinggi serta bekerja keras,” paparnya.

Terkait rencana perpindahan kantor pusat dari Bali ke Jakarta, Nixon mengatakan sedang meminta persetujuan prinsip untuk memindahkan kantor, secara bertahap dari Denpasar menuju Jakarta. “Untuk ke Jakarta perlu mungkin 2-3 tahun baru bisa dipindahkan. Pertama karena memang bisnis kami sekarang sudah lebih besar di luar Bali, dan sudah ada jaringan nasional,” ungkapnya.

Terkait kinerja Bank Mantap, lanjut disampaikan, kredit  dan DPK tumbuh 150 persen. Hingga akhir tahun total kredit bisa mencapai Rp 5 triliun dan pertumbuhan aset menjadi Rp 6 triliun.

“Saat ini aset mencapai Rp 5,6 trilyun dan kredit Rp 4,2 trilyun. Kami optimis sampai akhir tahun semua bisa terpenuhi,” katanya.

Iqbal Latanro di tempat sama menyambut baik pembukaan kantor pusat baru Bank Mantap karena makin besar bank maka memerlukan kantor yang besar juga.Ini pula kenapa Taspen menjadi pemilik saham terbesar kedua karena melihat prospek yang bagus pada Bank Mantap, terutama kredit pensiun dan UMKM. (dik)

BAGIKAN