Jumlah Kamar Hotel di Bali tak Terkendali  

38
  kup Pemerintah harus berani membatasi Penambahan jumlah kamar di Bali yang sudah over suppy.

Denpasar (Bisnis Bali) – Banyak kalangan pariwisata di Bali melihat penambahan jumlah kamar hotel yang tidak sebanding dengan jumlah kedatangan wisatawan sebagai kondisi anomali. Dewan Pembina GIPI Bali, Bagus Sudibya, Kamis (10/11) mengatakan, kondisi penurunan jumlah hunian hotel ini bukan kondisi anomali, melainkan penambahan jumlah kamar hotel yang tidak terkendali sehingga Pemprov Bali harus membatasi penambahan jumlah kamar hotel di Bali.

Ia mengungkapkan, jumlah kunjungan wisatawan ke Bali tiap tahun bertambah secara deret hitung. Sementara itu, jumlah kamar,  sarana dan prasarana akomodasi di Bali bertambah secara deret ukur.

Ia menjelaskan, percepatan penambahan supply kamar hotel berdasarkan deret ukur, sedangkan penambahan jumlah wisatawan berdasarkan deret hitung. Deret hitung misalnya 4+4 = 8, sementara deret ukur misalnya 4×4 = 16.

Dipaparkannya, inilah dinamakan teori dasar supply and demand kebutuhan akomodasi di Bali harus dijaga oleh pemerintah. Pemprov Bali merupakan institusi yang dibentuk sebagai regulator. Fungsi regulator membuat regulasai atau aturan.(kup)

BAGIKAN