Dekranasda Buleleng : Masyarakat Diharapkan Cintai Produk Lokal  

29
ira Tenun hasil penenun masyarakat Lokal.

Singaraja (Bisnis Bali) – Kerajinan merupakan suatu perpaduan keterampilan untuk menciptakan suatu karya dengan mengutamakan nilai keindahan serta merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari suatu kebudayaan. Tumbuh kembang kerajinan sebagai warisan yang turun-temurun tergantung dari beberapa faktor di antaranya faktor-faktor yang berpengaruh adalah transformasi masyarakat yang disebabkan oleh teknologi yang makin modern, minat dan penghargaan masyarakat terhadap barang kerajinan dan tetap mumpuninya para perajin itu sendiri, baik dalam menjaga mutu dan kreativitas maupun dalam penyediaan produk kerajinan secara berkelanjutan.

Menurut Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Buleleng, Gusti Ayu Aries Sujati, ketika diwawancarai Bisnis Bali, Kamis (10/11) mengatakan, saat ini  promosi akan potensi produk UKM lokal terus dilakukan oleh Dekranasda Kabupaten Buleleng pada even pameran festival yang terselenggara di Buleleng. Produk yang dipamerkan juga berganti-ganti agar potensi produk unggulan yang ada dapat dipromosikan secara adil dan merata.

Salah satu produk industri yang makin dikembangkan di Buleleng adalah kerajinan tenun ikat (endek-red) yang tersebar di beberapa desa di Buleleng, seperti Desa Kalianget. ‘’Khusus di Buleleng penggunaan endek merambah hingga seragam kantor atau busana kerja. Berbagai motif kami kembangkan. Salah satunya ada motif singa yang menjadi icon Buleleng,’’ katanya (ira)