Keterbatasan Kapasitas Bandara, Ancam Pariwisata Bali

58
kup-bandara--Keterbatasan kapasitas Bandara Ngurah Rai, Jalur Pelabuhan laut jadi alternatif untuk menampung kedatangan wisatawan ke Bali.

Denpasar (Bisnis Bali) – Pariwisata Bali dihadapkan dengan keterbatasan akses penerbangan  yang selama ini hanya mengandalkan Bandara Ngurah Rai. Kadisparda Bali, AA Gede Yuniartha Putra, Senin (7/11) mengatakan, keterbatasan bandara ini jika tidak dipecahkan  dikhawatirkan akan menjadi salah satu kendala Bali dalam mendukung pencapaian 20 juta wisatawan ke Indonesia 2019.

Ia mengungkapkan, dengan keterbatasan infrastruktur tersebut pemerintah pusat perlu memperhatikan daya dukung Bandara Ngurah Rai. Parkir pesawat di Bandara I Gusti Ngurah Rai sudah sangat terbatas. Ini menunjukkan slot penerbangan untuk tujuan ke Bali melalui Bandara Ngurah Rai sangat terbatas.

Ia menjelaskan, untuk tahap awal slot di Bandara Ngurah Rai perlu ditata kembali. Ini disesuaikan daya dukung Bandara Internasional Ngurah Rai dengan jumlah kedatangan wisatawan. Melihat 10 juta wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali yang dibebankan pemerintah pusat 2019 tentunya perlu dukungan upaya perluasan Bandara Ngurah Rai. Alternatif kedua, Angkasa Pura perlu mempertimbangkan pembangunan bandara di Bali Utara yang selama ini masih dalam tahap wacana.(kup)

BAGIKAN